Latest Articles

Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Traveling. Tampilkan semua postingan

Pagi itu setelah check out dari Digital Airport Hotel a.k.a Hotel Kapsul di Terminal 3 aku bersama Yoga berjalan-jalan sebentar sekalian mencari Starbucks, setelah kami memesan kami pun duduk sejenak untuk menikmati minuman kami. Waktu itu aku pesan Green Tea karena aku gak bisa minum kopi. Ketika sedang menikmati minuman, tetiba ada chat masuk di grup d'Traveler Singapore menanyakan keberadaan kami, karena aku sudah berada di dalam Airport dan hanya perlu naik skytrain untuk menuju terminal dua jadi aku santai saja. Lagipula aku bersama temanku, Yoga.
Waktu itu, 8 February 2019. Kami dijadwalkan menuju ke Singapura dengan menggunakan maskapai Lion Air pada pukul 11.00 WIB dari terminal 2. Karena ini penerbangan internasional jadi kami harus datang minimal 2jam sebelum waktu boarding.
Akhirnya, aku dan Yoga menuju terminal 2 menggunakan skytrain. Ini pengalaman pertamaku menggunakan skytrain, agak sedikit kampungan sih wkwk biasa lah
Sesampainya di terminal 2 kami bertemu dengan Aldi yang merupakan pemenang juga. Kami pun berjalan bersama, sambil mencari teman-teman yang lainnya. Setelah bertemu kami pun diberikan sampul paspor, name tag dan kaos dari tiket.com lalu berfoto bersama menggunakan spanduk.

soekarno hatta int aiport terminal 2

Lalu, kami pun masuk untuk check in. Setelah check in lanjut ke imigrasi. Seriously, ini kalik pertama aku keluar negri dan baru tau kalo imigrasi bandara tuh kayak gini wkwk
Oh iyaa waktu itu kami berangkat bertujuh, lima pemenang, satu guide dan satu dari pihak detik. Salah satu dari teman kami sempat kami tinggal check in karena dia agak telat. Tapi akhirnya kami berkumpul kembali pada saat akan boarding~
selfie dulu guys hehe

sebelum boarding, foto formasi lengkap dulu
oh iya buat yang belum tau, ini yang kita isi buat nanti pemeriksaan di imigrasi singapura

Perjalanan dari Jakarta menuju ke Singapura memakan waktu sekitar 1jam 45menit karena Singapura lebih cepat satu jam dari Jakarta kami pun sampai pada pukul 14.00 waktu setempat.
lion air

aldi, mas yudi, mas mardi

yoga, mbak emi dan aku

Sesampainya di Changi International Airport, setelah pemeriksaan dan imigrasi selesai sempat ada drama sedikit wkwk koper kami hilang  karena kelamaan di imigrasi, waktu itu memang sedang padat karena banyak jamaah umroh yang transit Singapura.
foto dulu guys wkwk
baru sampai di terminal 3 changi international airport
menuju imigrasi
pada saat mengantri di imigrasi

Setelah mencari kesana kemari dan sempat bertanya di Lost and Found juga, akhirnya ketemu. Ternyata sudah diamankan oleh petugasnya dan dia juga sedang mencari kami
Koper ketemu, kami pun langsung menuju ke Hotel karena jemputan kami sudah menunggu. Sepanjang perjalanan aku bener-bener speechless sih, ternyata Singapura kotanya indah, rapih, gak macet dan tertata dengan baik. 
selfie dulu guys, dalem bus nih
Kami menginap di Marrison Hotel di Desker Road kawasan Little India, setelah check in dan menyimpan barang kami langsung mencari makan karena belum sempat makan dari pagi. Kebetulan disamping hotel ada restaurant India yang harganya worth it lah~

marrison hotel
nasi biryani, s$ 3.5, minumnya s$ 1.2


restaurant india
Hari ini agenda kami sebenarnya bebas mau kemana aja, tapi Mas Yudi selaku tour guide mengajak kami ke Orchard Road. Dalam perjalanan menuju Orchard Road kami melewati Mustafa Center yang terkenal sebagai pusat perbelanjaan murah meriah disana, wah menyenangkan sekali karena jaraknya sangat dekat dengan hotel dan 24jam pulaaaa, jadi kita bisa belanja kapan saja. Yeayy!!!
mustafa center
berfoto bersama
Karena waktu itu tidak ada satupun dari kami yang menggunakan Roaming wkwk akhirnya kami pun membeli simcard lokal yg harganya S$ 15 (S$ 1=Rp. 10.535,-) tapi kami hanya beli dua , satu simcard disimpan di HPku karena aku bawa dua HP, satu lg di HP Aldi jadi kami hanya membayar S$ 5/org. Lebih hemat kan? Wkwk
kawasan mustafa center

menuju mrt
Kami melanjutkan perjalanan menuju stasiun MRT terdekat menuju ke Orchard Road, karena ada Mas Yudi yang mengurus dan mengatur segala macam apapun jadi aku bener-bener gak merhatiin waktu itu naik dari stasiun apa dan line apa dan turunnya pun begitu. Untuk pembelian kartu MRT pun aku hanya dimintai uang sekian dan Mas Yudi yang urus sisanya~
menunggu mrt
Setelah sampai di Orchard Road berasa "waaah" banget karena pas sampai sudah gelap jadi keliatan banget kerlap kerlip lampu dari Ion Orchard Mall dan bangunan-bangunan lainnya. Malam itu, kami mencoba masuk ke Ion Orchard Mall tapi karena bingung mau beli apa, akhirnya hanya melihat-lihat saja. 






Tak jauh dari Ion Ochard terdapat Penyanyi Jalanan yang suaranya keren banget, berasa lagi nontonin konser, semua alat-alatnya pun niat banget pokoknya mah. Sambil menikmati lantunan musik dari penyanyi tersebut, beberapa teman mengajakku utk membeli es krim yang enak dan harganya terjangkau, sayang sekali karena sudah malam aku tak bisa mencicipi es krim tersebut karena takut sesak kedinginan.
Tetiba, teman kami Aldi menanyakan salah satu tempat di Orchard dan mengajak kami kesana. Library@Orchard, aku tau tempat ini karena melihat postingan @duniamanji di instagram beberapa pekan sebelum aku ke Singapura. Kami pun akhirnya menuju kesana~ yeayyy, senanganyaaaa!!!
Libray@Orchard berada di lantai 3 dan 4 Orchard Gateway Mall, Singapura. Perpustakaannya keren banget sih menurutku, klasik tapi modern gitu. Karena kita kemaleman kesininya jadi cuma sempat foto-foto dikit, gak sempat baca huhu sayang sekali
Disini bukunya semua pake Bhs Inggris guyss 
Disediakan beberapa jenis tempat untuk membaca juga jadi jangan takut gak kebagian tempat duduk..
Setelah selesai menelurusi perpustakaan ini, kami pun pulaaang. Mengabadikan beberapa momen dan shooting untuk keperluan dari detikcom.


suasana library di orchard









Oh iyaa, ini video youtube nya 
Singapore #1 Pertama Kali ke Singapura
https://youtu.be/FHNR5HUtlWo
Singapore #2 Menikmati Indahnya Malam di Orchard
https://youtu.be/aYGYyhgerVM

Barangkali ada yang pernah dengar nama Puncak Labengga ?
Atau mungkin pernah datang kesana ?
Oke,
Puncak Labengga berada di Desa Ogomoli, Kec. Galang, Kab. Tolitoli - Sulawesi Tengah.
Jajaran pegunungan yang dipenuhi dengan pohon-pohon cengkeh, dari perkotaan terlihat jelas. Ada tower diatas puncak tsb.
Perjalanan dari pusat kota menuju puncak labengga diperlukan waktu sekitar ±45menit, via Tuweley. Kalau dari Ogomoli mungkin bisa lebih dari 45menit dr pusat kota. Dikarenakan kemarin aku via Tuweley dan sedang ada perbaikan jalan menuju ke atas, itu sampai memakan waktu lebih dr 45menit.
Oh iyaa, 45menit menggunakan sepeda motor yaa. Usahain bawa motor yang bisa digunakan untuk nanjak.
Kalau mau jalan kaki, mungkin sekitar ±1jam lebih lah, krna cukup jauh dr pemukiman warga.



Kali ini kebetulan temanku ngajak camping, karena aku orangnya berusaha untuk menghargai orang lain. Jadi, selagi aku bisa kenapa tidak.
Tempat ini dulunya sempat dipamerin sama temenku, katanya keren keliatan Tolitoli dari ketinggian. Sampe disini jadi penasaran, mana sih nih namanya Puncak Labengga.

Waktu itu kita berangkat pukul 09.20 pm, perkiraan sampe 10.20 pm. Agak lama krna berenti-berenti dijalan. Dan zonknya dapat jalan jelek krna ada perbaikan jalan. Motor sempat gak naik, jadi aku harus jalan yaa lumayan lah..
Itung-itung olahraga malem lah kan wkwk







Kelebihan dari Puncak Labengga ini, ketika malam hari terlihat pemandangan malam yang sangat eksotis, gemerlap kelap kelip lampu malam dari atas ketinggian mulai terlihat.
Ketika pagi datang, terlihat rumah-rumah berdempetan dan laut yg terbentang membentuk teluk...
Ah, ini keren banget guys. Serius!!
Jarang² lho bisa liat ketinggian plus lautnya~
Biasanya kalo diatas ketinggian itu yg terlihat sawah, atau mungkin kebun warga desa.
Di Puncak Labengga. BEDA!!!



Nah, bedanya sama bukit asa yang sebelumnya aku tulis, disini gak ada kabut kayak dibukit asa. Tapi kamu bisa liat pemandangan kota juga bentukan teluk dr Tolitoli...

Kami waktu itu pergi berempat, dua cowok dan dua cewek. Lalu dua teman cowok lainnya menyusul sekitar pukul 12.00am.
Kami bercerita, mulai dari pembahasan yang tidak jelas. Sampai ke pembahasan bahwa ternyata kita ini masih bersaudara haha 
Itulah gunanya berkomunikasi dengan orang lain, kita jadi banyak tau, banyak paham tentang segala bentuk apapun dari segi apapun.
Bahkan terkadang pelajaran yang bisa kita dapatkan di alam bersama teman-teman itu bisa lebih berguna dibandingkan dengan yang kita dapat dikampus atau sekolah.
Semuanya tergantung bagaimana kita menyikapinya saja.





Buat kamu yang suka camping sama temen-teman kamu, wajib deh nyobain camping disini.
Bercerita dibawah ribuan bintang, memandangi Kota Tolitoli sambil mencari-cari rumah mantan, eh
Yah, sekalian nyobain spot foto keren...
Lumayan buat bagusin feeds instagram ya kan wkwk
Kalo pohon cengkehnya udah gede keburu ketutupin lho guys gak bisa keliatan lg pemandangan kerennya
So, segera agendakan kesini sama temen²mu. Jangan lupa abadikan momen, unggah dan tag akun promosi pariwisata yang ada di Tolitoli..
Biar org lain juga tau dan bisa menikmati keindahan tersembunyi dari Tolitoli..
Sabtu (07/04), aku dan teman-temanku pergi mendadak untuk camping di Dusun Tubele, pantainya dikenal dengan nama Niug Tubele Beach.
Setauku, Niug merupakan bahasa Tolitoli yang berarti pohon kelapa. Dipantai tersebut memang terdapat banyak pohon kelapa. Mungkin dengan alasan itu sang pemberi nama menamainya Niug. Tubele yaitu nama dusun dipantai tsb.
Uniknya disingkat menjadi NTB, NTB yang biasa orang kenal dengan Nusa Tenggara Barat tapi diTolitoli beda lagi, Niug Tubele Beach.





Niug Tubele Beach berada di Dusun Tubele, Desa Kalangkangan, Kecamatan Galang, Kabupaten Tolitoli - Sulawesi Tengah.
Dari pusat kota menuju NTB ini, diperlukan waktu sekitar ± 20 sampai 30menit saja ke arah Buol/Gorontalo.
Dulunya, pada masa hitznya (cieeeh, hitz wkwk), pantai NTB ini banyak didatangi pengunjung untuk sekedar mengabadikan foto, menunggu sunset dan bercanda tawa dengan teman-teman.
Kalo gak salah, dulu dsini terdapat beberapa fasilitas yang bisa digunakan oleh pengunjung. Salah satunya yaitu, hammock.
Sy pernah liat postingan foto dari teman-teman tentang NTB dan menara hammocknya yang keren.
Tetapi, karena sy 'kelamaan' di Bandung dan baru sempat nengokin kemaren. Eh ternyata si fasilitas dan menara² hammock itu udah gak ada lho. Sayang sekali, padahal sebenarnya tempatnya bagus kok..

Eh iyaa, waktu itu aku dan teman-temanku datang kesana sekitar jam 10 malam gitu hehe
Ada 3 motor, awalnya. Yang lainnya nyusul~
Kita mendirikan tenda, juga hammock disekitaran pohon kelapa gitu.




Beberapa minggu ini, aku mulai ketagihan camping. Bukan masalah mau foto-foto lalu diupload di instagram, direpost akun lokal ataupun nasional biar hitz..
Tapi,
Ini soal kebersamaan.
Menurutku sendiri camping itu salah satu kegiatan yang membuat kita bisa menjadi lebih akrab dengan teman meskipun hanya satu atau bahkan dua malam saja.
Kebersamaan itu bukan soal tempat guys, gak masalah tempatnya biasa aja, tempatnya dekat dr rumah, ataupun tempat yang mahal.
Kau bisa bebas bercerita pada teman-temanmu tanpa gangguan hp, bernyanyi bersama, bercerita tentang hal ini dan itu...

Pokoknya, seru guys!
Dan kalo kalian mau camping di NTB juga boleh nih, masalah foto juga gampang kok. Dikreasiin aja biar tetap keliatan keren meskipun ditempat yang sudah mainstream..




Oke gitu aja ya guys,
See yaa diperjalanan selanjutnya